Perkenalkan, Hero anak dari bapak Heri dan ibu Ijah. Anak tunggal dari satu bersaudara. Lahir sebagai anak nolep yang kerjaannya main game eMeL teross dirumah.
Suatu hari, Hero diajak temannya Jai main bola. Awalnya nolak, tetapi akhirnya ikut karena dijanjiin gift skin Legend. Dikarenakan terakhir kali main bola kelas 1SD, Hero sudah tidak bisa main bola lagi. Jai menyuruh Hero menjadi kiper saja.
Tendangan keras dari penyerang musuh membuat bola melambung jauh diatas gawang. Bola jatuh dirampuk-rampuk, diambil oleh Hero. Ketika sedang mengambil bola, Hero melihat katak hitam sedang kawin. Hero mendekat untuk melihat lebih jelas, tetapi nasib malang menimpa padanya. Sperma katak hitam yang sedang kawin itu menyemprot didalam mulutnya dan berhasil ditelan. Seketika tubuh Hero mengelinjang beberap saat dan kembali normal, mengambil bola dan melanjutkan permainan.
Malam harinya, Hero tidak sabar menunggu gift skin oleh Jai. Sampai jam sepuluh lewat sikit belum juga di gift. Akhirnya Hero memutuskan untuk menyusul kerumahnya.
Sesampai dirumah Jai, Hero langsung mengetuk pintu dengan kaki. Pintu terbuka, tetapi yang keluar bukanlah Jai melainkan neneknya. Neneknya bertanya “Kenapa? Mau beli somay kah?”, Hero menjawab “Bukan Nek, mau ketemu Jai”, Nenek “Ohh.. Jai gak ada dirumah, katanya tadi pergi ke Kafe Lino”, Hero “Assiyapp..”. Langsung saja Hero bergegas ke Kafe Lino.
Sampe di Kafe Lino, Hero melihat Jai sedang ngegem eMeL solo rank. Hero menghampiri Jai dan berkata “Mana skin gua anying?!”, Jai “Skin apaan cuk?”, Hero “Skin Legend yang lu janjiin tadi sore!”, Jai “Ohh itu, gua cuman bohongin lu aja tadi. Biar lu keluar rumah gak eMeL teross”, Hero “Anyingg!!”, Jai “Emang skin Legend bisa digift?”. Mendengar itu, Hero terdiam dan langsung pulang agak kesal.
Diperjalan pulang, tubuh Hero tiba-tiba menggelinjang dan kulit Hero berubah menjadi hitam. Hero terkejut dan terharan-heran dengan apa yang dialaminya. Beberapa saat kemudian tubuhnya kembali normal dan melanjutkan perjalanan pulang.
(Coming Soon)
Penulis Cerita: Wahyudi
Belum ada tanggapan untuk "CHAMCULO-MAN"
Posting Komentar