Coli adalah seorang anak yang keren, stylish, dan macho. Dia adalah siswa tertampan dan juga atlit sepakbola disekolahnya.
Pada suatu hari, sekolahnya mengikuti turnamen sepakbola dan Coli pun ikut memperkuat tim sekolahnya. Mereka melaju sampai final dan bertemu dengan tim juara bertahan dari sekolah SMA Negeri 69 Vũng Tàu.
Pada babak pertama, timnya ketinggalan lewat gol cepat yang dicetak oleh Nguyen Thang Thong. Setelah gol itu, Coli sebagai kapten mencoba membangun kembali semangat timnya dengan berkata “Semangat semangat semangat, waktu masih lama”. Tetapi, semuanya bertolak belakang dengan apa yang Coli harapkan. Bukannya tambah semangat, malah semakin lemah setelah kehilangan kipernya yang terkena kartu merah karena kencing didalam lapangan. Mereka hanya bermain dengan sepuluh pemain.
Pada babak kedua, menit ke-80, keajaiban terjadi di tim Coli. Gol bunuh diri dilakukan oleh Bek musuh, Nguyen Tak Tun Tuong. Seketika semangat tim Coli pun mulai bangkit kembali. Serangan demi serangan dilakukan, tetapi gol belum juga terjadi. Hingga waktu tersisa satu detik, Coli muncul sebagai pahlawan dengan gol saltonya yang sangat indah.
Wasit meniup peluit panjang dan akhirnya mereka menjadi juara baru di turnamen tersebut.
Saat merayakan euforia kemenangan, Coli bertemu dengan wanita yang sangat cantik. Coli bertanya kepada wanita itu “Hi, siapa namamu?”, wanita itu menjawab “Namaku Colmek!”. Coli kaget terheran-heran dengan nama dan suara wanita itu, ya nama dan suaranya persis seperti ibunya. Dan wanita itu berkata lagi “Bangun nak sudah siang!”. Coli terbangun dan ternyata Coli hanya mimpi.
Coli bukanlah pria keren, melainkan pria cupu. Ia juga bukan merupakan seorang atlit, tetapi seorang kutu buku. Dan soal perempuan ia juga tidak mempunyai pacar.
Penulis Cerita: Cristian Jonathan

Belum ada tanggapan untuk "MIMPI SANG COLI"
Posting Komentar