ZAHRA 2019

Zahra 2019

Senin, 11 Februari 2019, hari dimana aku mulai masuk sekolah setelah libur Imlek, ya beginilah, orang-orang mungkin tidak percaya kalau aku ini China.

Oh ya, sebelumnya perkenalkan namaku Cristian Jonathan, aku anak pertama dari Bapak Heri, temanku biasanya memanggilku Cris. Aku bersekolah di SMA Negeri 1 Belitang Hilir, sekarang aku duduk dibangku kelas XI MIA 1.

Lanjut cerita ...

Dihari itu, sekolah masuk seperti biasa, sampai seorang temanku menceritakan kalau ada siswi baru bernama Zahra dikelas sebelah. Setelah selesai bercerita, tiba-tiba bel lonceng berbunyi untuk mengumpulkan semua siswa-siswi dilapangan. Saat itu, kepala sekolah sedang khutbah tentang pembayaran uang spp. Aku tidak menyadari kalau siswi baru itu tepat berdiri disampingku. Sampai akhirnya temanku memberitahuku bahwa yang disebelahku adalah anak baru itu.

Seketika aku pun memandangnya lama, ku perhatikan ternyata cantik juga hehe. “Sepertinya aku suka, akan ku dapatkan kau” ucap ku dalam hati. Berhubung Cindy menolakku tempo lalu, apa salahnya jika aku mendekati anak baru itu.

Ketika pulang sekolah, aku berniat membututinya dari belakang, tetapi dia membawa motor sangat pelan sehingga aku gerah mengintil dibelakang. Kebetulan aku lapar sekali, akhirnya aku menyalipnya dari kiri. “Ah,, lain kali saja aku ajak dia pulang bareng” pikirku, sekalian ngajarin dia supaya bisa bawa motor lebih cepat.

Keesokan hari ...

Ketika dikantin, ternyata dia pun masuk kekantin yang sama denganku, aku malu mengajaknya berkenalan, sehingga aku hanya memandanginya dan malu untuk menyapa. Tiba-tiba salah satu temanku, Ilham langsung mendekatinya dan mengajak berkenalan dengan menjabat tangannya. Sontak hal itu mengundang ricuh suasana kantin yang awalnya terlihat sepi. Jujur aku cemburu dengan apa yang baru saja ku lihat, tetapi aku hanya pasrah dan ikut menyorakan kelakuan temanku, Ilham. Padahal sebenarnya aku iri tapi aku lemah karena tak memberanikan diri.

Keesokan harinya disekolah ...
“Masih pagi hmm” aku belum melihat anak baru itu, mungkin saja dia didalam kelasnya. Akupun bergegas pergi ke kelasnya untuk memastikan apakah dia sekolah atau tidak.

Sesampainya dikelas, aku melihatnya sedang membaca buku, dia melihat kearah ku lalu tersenyum manis. Aku pun salah tingkah, entah ekspresi apa yang ku perlihatkan padanya. Aku berpura-pura memanggil salah seorang didalam kelas itu, padahal aku hanya mencari alasan agar tidak ketahuan jika aku ke kelasnya hanya untuk melihatnya.

Pada siang hari dimana jam istirahat ke-2, aku berniat untuk menemuinya lagi. Aku terkejut melihat Zahra yang sedang duduk sembari bersenda gurau dengan temanku, ya Ilham lah dia. Zahra terlihat bahagia dan Ilham terus menggombalinya dengan berbagai cara, hatiku sakit melihatnya. Aku terlambat, ternyata Ilham lebih dulu mendekati Zahra, aku hanya bisa sabar dan ikhlas. Aku tidak akan mengkhianati persahabatan hanya karena percintaan.

“Zahra, aku sampai disini, bahagialah kamu dengan Ilham”

“Pada akhirnya semua rasa, hanya tinggal rasa. Biar aku pendam hingga semua berlalu lenyap dan hilanglah”

TAMAT!!

Penulis Cerita: Sela Herlina Zein

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "ZAHRA 2019"

Posting Komentar